ReOnkPost.com - Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono telah melakukan konsolidasi terhadap Kapolres di wilayah masing-masing menyusul terjadinya kekerasan terhadap wartawan yang sedang meliput aksi tolak pembangunan PLTB Gunung Slamet di depan kantor Bupati Banyumas.
"Saya sudah sampaikan di grup Kapolres di Whatsapp untuk bisa menemui teman-teman media di wilayahnya masing-masing," ujar Kapolda di saat Jumpa pers di Akpol, Selasa (10/10/17).
Kapolda memerintahkan para Kapolres tersebut untuk meminta maaf kepada wartawan . Hal itu bertujuan agar terjalin komunikasi yang intens.
"Sebenarnya kami merespon jangan sampai hubungan sudah terjalin selama ini dengan media menjadi renggang," tuturnya.
Ia menuturkan terdapat program setiap Polres kumpul di Powil dan mengundang media untuk memberikan materi mengenai tugas jurnalis.
"Saya juga sampaikan kalau ada media, datangi dan tanya apa yang perlu diberikan. Jangan menjadi musuh," tandasnya.
Sebelumnya, Salah satu wartawan media televisi nasional bernama Darbe Tyas dan tiga wartawan lain yang tengah melakukan peliputan Unjuk rasa menolak pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi, ikut menjadi korban tindakan berlebihan aparat kepolisian dan Satpol PP saat aksi tersebut ricuh.
Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono pun telah mengajukan permintaan maaf atas peristiwa tersebut. Begitu juga Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun juga menyampaikan permintaan maafnya saat menyambangi gedung Persatuan Wartawan Indonesia di Jalan Sudirman, Puwokerto, Selasa siang.
Namun, Meski menerima permintaan maaf, korban menuntut agar pelaku tetap diproses secara hukum. (mb)
Sekianlah artikel Kapolda Jateng Instruksikan Para Kapolres Minta Maaf pada Media kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Kapolda Jateng Instruksikan Para Kapolres Minta Maaf pada Media