Marak Beredar Foto Hoax Longsor Pangandaran, Begini Kondisi Sebenarnya

Marak Beredar Foto Hoax Longsor Pangandaran, Begini Kondisi Sebenarnya - Hallo sahabat BERITA KABAR INDONESIA, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Marak Beredar Foto Hoax Longsor Pangandaran, Begini Kondisi Sebenarnya, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel berita dewi persik, Artikel berita dki, Artikel berita donald trump, Artikel berita dunia hari ini, Artikel berita dunia islam, Artikel berita dunia terkini, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Baca juga



ReOnkPost.com - Banjir dan Longsor di Pangandaran, ramai di perbincangkan di media sosial. Musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Sabtu, 7 Oktober 2017 tersebut, ternyata juga diwarnai penyebaran foto hoax alias bohong. Informasi pun menyebar dan menyebabkan masyarakat bingung.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Pangandaran, Nana Ruhena mengatakan, penyebaran foto terkait kondisi banjir dan longsor yang menyerbu kabupaten paling muda di Jawa Barat itu berlangsung hingga sehari usai bencana tersebut.

Menurut Nana, banyak sekali gambar dan laporan berita di media online yang tidak sesuai fakta di lapangan. Bahkan, menggambarkan seolah-olah Kabupaten Pangandaran dalam keadaan lumpuh total akibat musibah itu.

"Maka kami sampaikan agar lebih bijak, lebih hati-hati, lebih teliti, lakukan check and recheck kebenarannya dan kami imbau mendapatkan berita dari akun resmi yang dapat dipercaya," ucap Nana dilansir Liputan6.com, Minggu (8/10/2017).

Dengan kondisi itu, Nana menggambarkan sekaligus memberikan klarifikasi sebenarnya yang terjadi di wilayah Pangandaran saat ini. Pertama, kondisi ketinggian air, saat ini di lokasi banjir sudah turun. Kondisi aman dan terkendali, sebagian pengungsi korban banjir sudah mulai kembali ke rumah masing-masing.

Kedua, kondisi di daerah longsor hanya tinggal membereskan material yang menutupi jalan raya. Sebagian material yang ringan sudah diselesaikan secara gotong royong tanpa menggunakan alat berat.

Ketiga, pemantauan kondisi banjir dan longsor dilakukan secara terus-menerus olehpemerintah, TNI, Polri, dan organisasi relawan penanggulangan bencana.

Keempat, kesiapsiagaan masyarakat terdampak banjir dan longsor terus ditingkatkan dalam rangka mengantisipasi banjir atau longsor susulan dengan mempersiapkan diri seandainya harus mengungsi.

Adapun juru bicara Basarnas Jawa Barat, Joshua Banjarnahor menjelaskan, secara umum kondisi luapan banjir Pangandaran sudah mulai turun dibanding kemarin. Pun demikian dengan lokasi longsor yang terjadi di dua titik, sehingga seluruh petugas yang diterjunkan tengah fokus pada upaya pembersihan sisa bencana yang telah terjadi.

"Masuk ke tahap rehabilitasi. Masyarakat dibantu para petugas membersihkan sisa-sisa bekas longsoran dan luapan air yang meluap," ujarnya.


4 Orang Meninggal Saat Longsor Di Pangandaran

Sebelumnya, hujan yang terjadi sejak Jumat petang hingga Sabtu pagi menyebabkan debit air sungai Citanduy meluap. Ditemukan 15 titik wilayah Pangandaran terendam bencana banjir dengan ketinggian yang beragam mulai 50 centimeter hingga dua meter.

Sedangkan bencana longsor hanya ditemukan di dua titik, yang salah satunya di Dusun Sangkanbawang, RT 019 RW 008, Desa Kalijati, Kecamatan Sidamulih, Pangandaran.

Dampak bencana longsor tersebut menyebabkan satu rumah milik Rusman yang dihuni tujuh orang menjadi rusak. Bahkan, empat orang di antaranya meninggal dunia. (mb/js)

Sekianlah artikel Marak Beredar Foto Hoax Longsor Pangandaran, Begini Kondisi Sebenarnya kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Marak Beredar Foto Hoax Longsor Pangandaran, Begini Kondisi Sebenarnya

Postingan terkait: