ReOnkPost.com - Sejumlah wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cilacap, menggelar aksi damai di halaman Kantor PWI Cilacap, Selasa (10/10/17).
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap empat jurnalis Banyumas, yang menjadi korban tindak kekerasan oknum Satpol PP dan oknum aparat Polres Banyumas.
Pada aksi solidaritas ini, wartawan dari berbagai media cetak, elektronik, dan media online membentangkan sejumlah poster dengan berbagai tulisan. Antara lain “Save Journalist”, “Setop Kekerasan terhadap Wartawan”, “Jurnalis adalah Pewarta bukan Pembawa Petaka” dan sebagainya.
Mereka juga mengumpulkan ID Card dan perangkat kerja, sebagai bentuk aksi protes.
Ketua PWI Cilacap, Mohamad Sobirin menyebutkan, apa yang dilakukan oleh oknum aparat di Banyumas sebagai bentuk sikap anarkis. Pihaknya mengutuk keras dan berharap insiden ini tidak terulang lagi.
“Kami mengutuk keras atas apa yang menimpa sejumlah wartawan di Banyumas oleh sikap anarkis aparat. Kalau ada peralatan wartawan yang hilang atau rusak, itu harus dikembalikan”, tegasnya.
Sobirin menghimbau agar peristiwa serupa tidak terulang, mengingat wartawan merupakan mitra kerja bagi banyak pihak, baik aparat maupun pembuat kebijakan.
Apabila memang dalam kasus ini ditemukan adanya tindak pelanggaran pidana, pihaknya meminta kasus kekerasan pada Wartawan di Banyumas ini diproses sesuai hukum yang berlaku.(mm/mb)
Sekianlah artikel Wartawan Cilacap Gelar Aksi, Mengutuk Keras Tindakan Anarkis Terhadap Jurnalis Di Banyumas kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Wartawan Cilacap Gelar Aksi, Mengutuk Keras Tindakan Anarkis Terhadap Jurnalis Di Banyumas