Empat Desa Di Kecamatan Binangun Cilacap Jadi Pilot Project Desmigratif

Empat Desa Di Kecamatan Binangun Cilacap Jadi Pilot Project Desmigratif - Hallo sahabat BERITA KABAR INDONESIA, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Empat Desa Di Kecamatan Binangun Cilacap Jadi Pilot Project Desmigratif, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel berita dewi persik, Artikel berita dki, Artikel berita donald trump, Artikel berita dunia hari ini, Artikel berita dunia islam, Artikel berita dunia terkini, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Baca juga



ReOnkpost - Empat desa di Kabupaten Cilacap tahun ini dicanangkan sebagai Desa Migran Produktif (Desmigratif). Desa-desa tersebut yakni Desa Widarapayung Wetan, Sidaurip, Widarapayung Kulon, dan Jepara Wetan Kecamatan Binangun. ReOnkpost - Empat desa di Kabupaten Cilacap tahun ini dicanangkan sebagai Desa Migran Produktif (Desmigratif). Desa-desa tersebut yakni Desa Widarapayung Wetan, Sidaurip, Widarapayung Kulon, dan Jepara Wetan Kecamatan Binangun.

Desmigratif merupakan inovasi dari Kementerian Ketenagakerjaan bekerjasama dengan berbagai instansi lintas sektoral. Pembentukannya difokuskan pada desa yang menjadi kantong-kantong TKI, dengan tujuan ada partisipasi aktif dari Pemerintah Desa setempat, dalam peningkatan pelayanan, penempatan, serta perlindungan calon TKI maupun TKI.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kabupaten Cilacap, Kosasih menjelaskan, program Desmigratif di Desa Widarapayung Wetan dan Sidaurip, diproyeksikan oleh Pemkab Cilacap dan Kementerian. Sedangkan Desa Widarapayung Kulon dan Jepara Wetan, dipilih oleh Pemprov Jateng.

“Ini program unggulan kita. Sudah diluncurkan dan terintegrasi dengan berbagai OPD, mudah mudahan dapat diimplementasikan dengan baik, khususnya di empat desa itu”, kata Kosasih.

Kecamatan Binangun dipilih sebagai pilot project pengembangan Desmigratif di Cilacap, mengingat wilayah ini merupakan salah satu kantong TKI terbesar di Jawa Tengah. Berbagai kegiatan yang dilakukan aantara lain peningkatan keterampilan, melalui pelatihaan kerja maupun pengembangan ekonomi melalui pemanfaatan potensi lokal unggulan. Sehingga warga Cilacap khususnya ibu rumah tangga tidak perlu menjadi TKI.

“Mereka diberdayakan, bekerja rumahan, dan memperoleh hasil tambahan. Sehingga kehidupan keluarga tetap harmonis. Tahun pertama mudah-mudahan dapat menekan pemberangkatan TKI hingga 30 persen”, tambahnya.

Kosasih menambahkaan, ada empat pilar utama yang diusung oleh Program Desmigratif. Yaitu membentuk pusat layanan migrasi, mengembangkan usaha-usaha produktif TKI dan keluarganya, memfasilitasi pembentukan Rumah Belajar Desmigratif, serta memfasilitasi pembentukan dan pengembangan koperasi, maupun lembaga Keuangan.

Desmigratif merupakan inovasi dari Kementerian Ketenagakerjaan bekerjasama dengan berbagai instansi lintas sektoral. Pembentukannya difokuskan pada desa yang menjadi kantong-kantong TKI, dengan tujuan ada partisipasi aktif dari Pemerintah Desa setempat, dalam peningkatan pelayanan, penempatan, serta perlindungan calon TKI maupun TKI.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kabupaten Cilacap, Kosasih menjelaskan, program Desmigratif di Desa Widarapayung Wetan dan Sidaurip, diproyeksikan oleh Pemkab Cilacap dan Kementerian. Sedangkan Desa Widarapayung Kulon dan Jepara Wetan, dipilih oleh Pemprov Jateng.

“Ini program unggulan kita. Sudah diluncurkan dan terintegrasi dengan berbagai OPD, mudah mudahan dapat diimplementasikan dengan baik, khususnya di empat desa itu”, kata Kosasih.
Kecamatan Binangun dipilih sebagai pilot project pengembangan Desmigratif di Cilacap, mengingat wilayah ini merupakan salah satu kantong TKI terbesar di Jawa Tengah. Berbagai kegiatan yang dilakukan aantara lain peningkatan keterampilan, melalui pelatihaan kerja maupun pengembangan ekonomi melalui pemanfaatan potensi lokal unggulan. Sehingga warga Cilacap khususnya ibu rumah tangga tidak perlu menjadi TKI

“Mereka diberdayakan, bekerja rumahan, dan memperoleh hasil tambahan. Sehingga kehidupan keluarga tetap harmonis. Tahun pertama mudah-mudahan dapat menekan pemberangkatan TKI hingga 30 persen”, tambahnya.

Kosasih menambahkaan, ada empat pilar utama yang diusung oleh Program Desmigratif. Yaitu membentuk pusat layanan migrasi, mengembangkan usaha-usaha produktif TKI dan keluarganya, memfasilitasi pembentukan Rumah Belajar Desmigratif, serta memfasilitasi pembentukan dan pengembangan koperasi, maupun lembaga Keuangan.


Sekianlah artikel Empat Desa Di Kecamatan Binangun Cilacap Jadi Pilot Project Desmigratif kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Empat Desa Di Kecamatan Binangun Cilacap Jadi Pilot Project Desmigratif

Postingan terkait: