Helikopter Basarnas jatuh di kawasan Canggal, Candiroto, Temanggung
Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Temanggung Petut Wibowo sebagaimana dilansir CNNIndonesia, mengatakan helikopter tersebut didatangkan untuk membantu penanganan pasca letusan kawah Sileri di kawasan Dieng.
"Mereka dari Cilacap untuk membantu mengatasi letusan kawah Sileri," kata Wibowo kepada CNNIndonesia.com.
Kawah Sileri, Dieng yang berada kawasan wisata pegunungan Dieng, Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah. Letusan Kawah Sileri menyemburkan lumpur hingga setinggi 200 meter, pada Minggu siang sekitar pukul 12.00 WIB dan menyebabkan belasan orang mengalami luka.
Otoritas keamanan setempat memperkirakan akan ada letusan susulan sehingga berinisiatif mendatangkan helikopter untuk mempersiapkan berbagai kemungkinan.
Helikopter itu hendak memantau letusan kawah Sileri kawasan pegunungan Dieng, Banjarnegara.
Namun nahas, di tengah perjalanan, Helikopter milik Badan SAR Nasional (Basarnas) berwarna oranye itu jatuh menabrak tebing di kawasan perbukitan Gunung Butak di Desa Canggal Bulu, Candiroto, Temanggung Jawa Tengah.
Wibowo mengatakan kecelakaan itu mengakibatkan dua penumpang helikopter meninggal dunia.
"Jumlah penumpang seluruhnya belum diketahui. Tapi dua di antaranya diketahui meninggal dunia," ujar Wibowo. (mb)
berbagai sumber
Sekianlah artikel Heli Basarnas Jatuh Saat Pantau Letusan Kawah Sileri Dieng kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Heli Basarnas Jatuh Saat Pantau Letusan Kawah Sileri Dieng