ReOnkPost, Karangpucung - Terkait pekerjaan Dinas PUPR Kabupaten Cilacap untuk peningkatan jalan Teyem - Cipicung ( lanjutan ) di Desa Bengbulang Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap yang dipercayakan kepada PT. Lawu Berkah Abadi Cilacap diprotes Warga.
Protes yang dilakukan Warga Desa Bengbulang karena pihak PT. Lawu Berkah Abadi sebagai rekanan dari Dinas PUPR ( Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ) Cilacap melalui surat yang ditujukan ke pihak pemerintah Desa Bengbulang berencana menutup total jalan. Rencana penutupan tersebut di Dusun Pekuncen, karena akan dilakukan pekerjaan pengecoran jalan ( Rigid Pavement ) dengan panjang lebih dari 200 meter.
Namun warga Dusun Cipicung merasa keberatan karena menurut mereka akan mengganggu perekoniman masyarakat, sedangkan untuk jalan alternatif yang ada menurut mereka tidak bisa dilalui kendaraan roda empat karena beresiko. Seperti yang dikatakan Adi Rusito salah satu warga Dusun Cipicung dalam mengusulkan pendapatnya kepada pihak Pemborong ketika diadakan pertemuan di balai Desa Bengbulang, Kamis ( 23/11/2017 )
Keberatan yang sampaikan Adi Rusito karena jika jalan ditutup, perekonomian akan lumpuh total."Padahal setiap hari warga Dusun Cipicung melakukan aktivitas perekonomian. Salah satunya seperti membawa hasil olahan dan bahan baku pabrik Aci yang menggunakan roda empat," ujarnya.
Rusdi, warga Dusun Cipicung dalam pertemuan yang difasilitasi Pemerintah Desa Bengbulang itu juga mengatakan hal serupa. Dia menginginkan pihak Pelaksana proyek yang bernilai Rp. 3.200.021.000,- ini memberikan kebijakan agar pelaksanaan pengecoran di ruas jalan Dusun Pekuncen menuju Dusun Cipucung dilakukan secara bertahap."Kami mengharap kepada pak Supriyanto sebagai pihak Pelaksana memberikan kebijakan kepada kami," kata Rusdi kepada pihak Pelaksana.
Lebih lanjut Rusdi mengatakan, kebijakan yang diinginkan masyarakat agar pihak Pelaksana mengerjakan pengecoran secara bergantian."Seperti yang banyak terjadi di proyek lain, pengerjaan bisa bergantian. Dengan melakukan pengecoran dengan separo jalan dulu, separonya lagi bisa untuk akses jalan. Setelah itu baru separonya lagi," jelasnya.
Sementara itu Supriyanto perwakilan dari PT. Lawu Berkah Abadi mengatakan, pengerjaan pengecoran jalan jika dilakukan secara bergantian akan memakan waktu lama."Karena untuk mencapai tahapan pengecoran agar bisa dilalui kendaraan roda empat bermuatan memerlukan waktu terkait umur beton," jelasnya.
Sedangkan tanggal penyelesaian pekerjaan, lanjut Supriyanto, sebentar lagi berakhir sehinga waktu yang diperhitungkan tidak cukup."Juga untuk pemberkasan administrasi dituntut pihak dinas agar secepatnya diselesaikan sebelum batas akhir penyesaian pekerjaan. Dan jika pekerjaan belum selesai sampai dengan batas yang ditentukan, kami akan mengalami beberapa kerugian" jelasnya.
Lebih lanjut Supriyanto menjelaskan, untuk alasan lainnya karena pengerjaan proyek sudah menghadapi akhir tahun."Sebentar lagi tutup tahun, jadi kami harus cepat menyelesaikan tanggungjawab kami. Tentunya tanpa mengurangi kualitas yang sudah ditentukan," terangnya.
Sampai pertemuan tersebut berakhir, keduabelah pihak belum mencapai keputusan untuk tekhnis yang menjadi pembahasan. Tapi keduabelah pihak bersepakat untuk menunggu keputusan setelah pihak Pelalaksana PT. Lawu Berkah Abadi Cilacap ini melakukan konsultasi dengan Dinas terkait.
Sebelum pertemuan berakhir Supriyanto berjanji akan melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Cilacap."Kami akan melaporkan hasil pertemuan ini kepada Dinas terkait untuk mendapatkan solusi yang terbaik, agar tidak ada pihak yang rugikan," jelasnya.
Selain 25 warga masyarakat Dusun Cipicung sebagai perwakilan masyarakat, hadir dalam pertemuan tersebut Sutejo, S.Pd Kepala Desa Bengbulang dan jajaran perangkatnya serta Saryono perwakilan dari Dinas PUPR UPT Wilayah Majenang.(gus)
Sekianlah artikel Pekerjaan Dinas PUPR Cilacap, Di Protes Warga kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Pekerjaan Dinas PUPR Cilacap, Di Protes Warga